Lentera kata









Terhimpit dalam kedua pilihan

merenung ,mengetuk hati untuk mengikhlaskan 

teriris ,pedih sama seperti luka yang silam 

akankah ada penawar yang  datang 

melekat tanpa izin dan tidak berefek di masa depan 

tertitih ,mampu tunjukan langkah walau sakit 

bangkit, walau tak ada tangan yang mengulurkan dan berada pada hal yang sulit 

wahai lentera ...

mana cercahan cahaya yang kau janjikan 

yang akan ada pada gelapnya malam 

yang akan datang setelah senja yang manis dengan durasi sesaat

yang akan datang menemani malam dengan rembulan dan bintang yang berhamburan  

tapi tenang ..ku tau bahwa engkau masih menyiapkan cahaya untuk lebih terang 

dan aku hanya bersipuh pada yang maha memberikan penerangan 

dengan segala cahaya yang allah bagi pada semesta alam 

untuk kau datang dengan beribu penerangan 

sehingga kelak rampung hingga akhir perjuangan 


 

Komentar

Postingan Populer