Bintangku yang hilang 💫
Ujian telah selesai dan memasuki gerbang liburan, namun bukan untukku yang harus berjuang... Iya, itulah pilihanku untuk mengambil lomba di salah satu kampus di kuningan ." Bukan hanya untuk sebuah kemenangan namun mengambil hikmah dan pengalaman " Begitulah hatiku berbicara.
Malam -demi malam dengan dingin dan sayup mata menandakan kata lelah, segala proses datang menyapa ntah dari mana saja asalnya,kebetulan bertabrakan menjadi panita dan di tambah harus berproses dengan muasasah untuk keberangkatan , menyelinap waktuku untuk fokus muroja'ah " Khair in syaa allah " ucapku dalam hati .
Rasa semangat itu masih mereka dalam hati, memekar seperti bunga, hingga akhirnya sore sebelum hari keberangkatan, hatiku ingin pulang, serentak tubuhku mulai merasakan kelelahan " Kenapa tiba -tiba ingin sekali pulang, kenapa seperti ingin menyerah " Ucapku dalam hati,"apakah kamu ingin menjadi seorang yang munafik seperti di zaman Rasulullah yang lari dari peperangan belum saja berjuang,sudah lari untuk menyerah dengan ketakutan " Ucapku menyemangati diri. .
Hingga pagi ini 18 Desember 2023
Aku di bagikan HP untuk persiapan keberangkatan , "nanti saja lah di bukanya , di cas dulu sampai penuh " Ucapku dalam hati. Sambil menyetrika dengan kesunyian asrama , ku buka HP untuk mengetahui kabar panitia dari gedung satu , lalu aku mendapatkan kabar bukan hanya kabar namun juga luka, air mataku tak bisa terbendung dengan kebingungan untuk pulang atau melanjutkan persiapan untuk perlombaan, tentu aku sangat ingin pulang.
Sore jam 17 :30 ,17 Desember 2023
Iya sore dimana aku sungguh tiba tiba ingin pulang, sore di mana aku ingin menyerah dari perlombaan.., bukan hanya keinginan biasa, sungguh kepergianmu, mengetuk hatiku.
Kakekku,, aku ingin melihat wajahnya walau untuk yang terakhir kali, wajahnya terbayang bayang pada benakku, perkataanya dan nasehat nasehatnya ku ingat lengkap dengan logat jawanya,, , yaa allah apa yang harus aku pilih , pulangg kah? , atau pergi ke kuningan? , tapi hatiku sungguh ingin pulang.
Ku telfon ummi untuk menanyakan pendapatnya " Berangkat ke kuningan saja nak,, ndak apa.. Doakan mbah ( kakek) saja, in syaa allah beliau akan di makamkan setelah kedatangan bule ( bibi) ,berangkat saja kuningan kalau sudah di niatkan maka jalani " Ucapnya menenagkan
Akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke kuningan ,karna perjalanan pun sungguh lama jika aku pulang dan aku tidak bisa bertemu wajahnya,dengan air mata yang ku bendung, dan pikiran serta hati ada pada kakek..aku ingat kata kata abi " Bahwa seorang yang kita sayangi itu seperti bintang, karna bintang bisa saja hilang , jangan terlalu bersedih karna masih ada bintang yang lain "
Bismillah
Maafkan cucu engkau kakek, peluk jauh dari cucumu yang tak bisa memelukmu di sana, kupeluk engkau dengan doa , aku sungguh menyayangimu, Semoga allah pertemukan kita di surga allah aamiin.
Allah sayang kakek, ingin kakek istirahat dari rasa sakit .
كل نفس ذائقة الموت ثم إلينا ترجعون
Artinya :setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian, Kemudian hanya kepada kami, kamu di kembalikan
(Qs, al ankabut)


Komentar
Posting Komentar